20/09/12

Two Kisses For Maddy



Currently Reading : Two Kisses For Maddy
Book by : Matt Logelin

I'm trying to understand this book. read sheet by sheet.
this is a true story book. I can't found any political case behind this book.
and so far it's so worth to read.
I am a teenager and I don't always read teenlits. it's little bit sucks.
and I can learn how to solve any kind of problems with a single small trick, smile.
smile, and the world will smile to you. 

Gunung Kidul

sorry ini late posting!! kejadian ini udah hampir sebulan lalu sih, tapi belom basi kok buat diceritain hehe.
kali ini gue akan sharing tentang perjalanan lagi yaaa be ready all of you bro!

ini cerita gue dan temen gue, Lisna, yang ngabisin liburan yang nggak abis-abis ini ke Jogja.
kalian pasti banget udah pernah ke Jogja ya kan? tapi kunjungan orang-orang ke Jogja itu adalah: Malioboro, Prambanan, Keraton, Taman Sari, itu kira-kira.
ya, alhamdulillah gue udah pernah ke semua tempat yang tadi gue sebutin.
tapi kali ini gue dan bro Lisna ini coba jalan ke tempat lain di Provinsi DIY tapi bukan di tengah kota, okedeh.

Senin, 27/08/12
gue berangkat dari Jakarta ke Bandung, dengan travel. karena gue dan Lisna janjian memulai perjalanan dari Bandung.
gue sampe sekitar sore hari dan langsung ke rumah kontrakan gue ini. berhubung travelnya Lisna ngaret, otomatis waktu sampenya juga ikutan ngaret, dan sampe malempun Lisna belom dateng juga. sampai akhirnya dia dateng jam 3 pagi. subhanallah hahaha abis bukain pintu gue langsung tidur lagi zzz.

Selasa, 28/08/12
bangun pagi langsung mandi. sebelum jam 7 kita udah rapih. dan jam 7.05 mulai jalan ke stasiun. berhubung kita belom ada karcis, jadi sebenernya agak khawatir bakalan batal berangkat. kalo gue pribadi sih ada rasa pesimis lho padahal. tapi yaudahlah, go with the flow, yakin aja kalo kita bakal berangkat. 7.30 kita sampe di Stasiun Kiara Condong Bandung. bener aja tiket ekonomi kereta ke Jogja habis karna masih arus balik lebaran. untungnya kita dapet tiket bisnis kereta Lodaya Pagi, Alhamdulillahirobbil?'alamiin

sekian panjang perjalanan, akhirnya kita sampe di Stasiun Tugu sekitar jam 3.30 sore ya, Alhamdulillah. abis itu langsung keluar stasiun. layaknya backpacker asli. berhubung gue jadi bintang tamu dan koordinator dari acar ini adalah Lisna makanya gue percaya aja akomodasi, transportasi dkk nya udah diurus sama dia. dan berhubung juga di kota Jogja ini cuma singgah, akhirnya kita jalan kaki menyisir wilayah malioboro untuk cari tempat istirahat. rencananya pengen tidur di mesjid, tapi karna terlalu ramai nggak jadi deh, lebih milih tidur di penginapan aja hoho.

malemnya, dengan keadaan yg udah bersih dan lumayan fresh lagi, kita jalan-jalan. ke alun-alun lor atau utara, foto di depan pager keraton yang gelap. terus balik ke simpangan. ketemu temen gue yang dulu pernah gue temuin di Bromo, dan ketemu temen gue yang lain, si Fahmi.
malemnya kita semua makan oseng-oseng mercon di warung makan persis di depan pintu masuk Pasar Beringharjo. wuih. baru banget diangkat dari kompor. pedesss, panasss duahsyat.
balik ke penginapan jam 11 malem.


Rabu, 29/08/12
check out jam enam pagi, lanjut menyusuri jalanan malioboro pagi-pagi, karena laper jadi menyempatkan beli soto dulu. enak. ya walaupun bukan khasnya orang Jogja, tapi menurut gue soto inilah yang jadi sarapan di sini. abis makan kita langsung ke halte trans Jogja. menuju terminal Giwangan. dari terminal giwangan kita naik bus ke terminal Wonosari. dilanjutkan naik Bis Shuttle langsung ke Baron. total perjalanan dari Jogja ke Baron ini kira-kira dua jam.

sampe di Pantai Baron, kwaaaaaaaksss, ternyata indah.indah sekali.
tipe pantai di pesisir Gunung Kidul ini memiliki banyak karang-karang. bukan sperti tipe pantai Kuta ya yang pasir semua dan bisa buat guling-guling. kalo mau guling-gulingan di sepanjang pantai ini ya silahkan, tapi dijamin luka berat. Pantai Baron ini cantik sekali. pasir yang lembuuuut, ada genangan hasil dari air laut di sisi kanan, ada arusnya pulak, dan gelombang tinggi. wuih. warnanya juga cantik, biru toska, hijau mengkilap kena sinar matahari, di air. gulungan ombak pantai selatan yang tinggi selalu bikin deg-degan. dalam hitungan detik, ombak yang tadinya cukup besar bisa langsung berubah status jadi ombak ribut. kyaaaa.
di pantai ini sampai kira-kira jam satu siang, abis minum es kelapa dan solat, kita move ke pantai selanjutnya.

dengan menggunakan fasilitas ojek, kita lanjut ke Pantai Kukup, di sini lah pertama kali gue menemukan siput laut, berlendir, menggelikan dan malah dibuat mainan sama Lisna -_- dan di sinilah pertama kali kenalan sama ombak. mulai rese karena kolor gue mulai basah.

lanjut ke pantai Sepanjang. sayang di pantai ini pengunjungnya cuma kita berdua. karena struktur pantai yang terlalu berkarang. menurut gue juga kurang cocok buat wisata ala pantai.

pantai selanjutnya adalah Pantai Drini. ini juga nggak kalah cantik dari Baron, ya urutan ke-dua deh. pantai ini lebih luas dan agak panjang. dan bentuknya juga lucu. ada pasir lembutnya, tapi kalo jalan agak terus ke depan kita bisa nemuin karang karang yang licin karena lumut yang jadi tempat hidup siput laut dan ikan-ikan kecil. wiwiwiwi. kalo ombak lagi "lumayan" tenang, air nggak sampe sini, tapi kalo ombak lagi ngamuk, daerah ini pasti kerendem. itu alesan kenapa ikan kecil bisa sampe sini. hoho. di Pantai Drini juga mungkin kehidupan gue sama Lisna hampir berakhir. karena di suatu momen, saat kita lagi foto berdua, dengan sebuah karang agak ke tengah sebagai tripod-nya tiba-tiba ombak mendadak tinggi. gue langsung nyelametin kamera, dan pegangan tangan sama Lisna di balik karang. panik. mau maju ke bibir pantai tapi nggak bisa, karena frekuensi ombak tinggi yang terlalu sering, mepet. bingung. akhirnya kita milih nepi ke bawah karang besar. dan alhamdulillah bagian itu nggak kena air walaupun ombaknya pasang. langsung cabut. kapok. selamat. alhamdulillah, taraaaaa!

dilanjutkan ke Pantai Krakal. di sinilah kami menginap, yuhuuuu. karena udah terlalu sore, jadi kita cuma mandi di pinggir pantai, lalu pulang ke penginapan.
dan malam harinya gue perhatiin emang, semakin malam, ombaknya makin ganas. Pffft.

Kamis, 30/08/12
paginya kita langsung susur pantai. sampai ke ujung Pantai Krakal ini. di ujungnya kita berdua ngaso sambil makan bekel yang dibawa Lisna, lagi asik-asiknya nyantai, lagi-lagi, kita berdua kesapu ombak. itu adalah satu-satunya ombak yang sampe ke tempat duduk kita yg lumayan jauh. ngagetin. dan bikin basah semuanya. hore ._.

setelah puas di Pantai Krakal, kita lanjut ke Pantai Sundak. transportasi yang digunakan masih si abang ojek setia itu. di Pantai Sundak pasirnya putih, dan cukup lembuuut juga. di sini merupakan tempat yang cocok buat ngeleyeh-leyeh. foto-foto sebentar.

dan akhirnya sampai di ujung pantai. terakhir di Pantai Siung. Pantai ini terkenal sebagai tempat manjat (Rock Climbing). katanya juga ada goa di daerah sini untuk caving, tapi gue nggak tau di mana karena harus sewa guide. wah di sini juga pantainya cantik. kanan kiri tebing. di kiri agak ke tengah juga ada karang yang melintang, jadi kalo ada ombak yang lewat, pasti pecah di karang itu. wuih bagus banget. pecahan ombaknya tinggi. gue dan Lisna banyak foto di bagian kanan. karang-karang yang bentukannya kayak lorong. duduk di batu-batu cadas. dari mulai ombaknya cetek sampai tiba-tiba berubah tinggi. bagus. gue sampe foto kayang di sini.
ehem terinspirasi dari Raditya Dika yang foto kayang di depan gedung parlemen di Belanda, gue juga bisa lah, di Indonesia pulak!

sip. di sini gue leyeh-leyehnya lebih lama. nikmatin ombak, pasir, pengunjung yang kegirangan karena menabrakkan diri ke ombak. hal kayak gini mana bisa gue dapetin di Jakarta atau di Bandung.
alhamdulillah bisa nikmatin masa-masa kayak gini. kata orang, "mumpung lagi muda dan mampu"

sebenernya pengen nempelin pantat terus di sini. sampe gue dan Lisna sempet berpikiran untuk ngerubah hidup jadi tukang es kelapa, asal tinggal di sini. nggak ada keramaian, nggak ada hura-hara, rusuh di mana-mana, cuma tenang aja setiap hari.
tapi ya, nggak bisa.
sekitar setengah dua belas, gue dan Lisna dengan berat hati angkat kaki dari Siung.
aslinya mah nggak mau. ah. we'll miss you....

***

naik ojek sampe Tepus. dengan rute yang berbeda ke terminal Wonosari. dari situ, menempuh jalan yang sama ke Terminal Giwangan lalu balik ke Jogja.

perjalanan terasa singkat banget. tapi pas di pantai, rasanya waktu berjalan lambat, sangat lambat..
tapi kita sampe di Jogja udah sore, dan Lisna juga langsung mesen tiket kereta ke Bandung, sedangkan gue masih nginep satu malem lagi di Jogja, terus besok pagi lanjut ke Solo.
abis beli tiket dan nunggu jadwal pulang Lisna, kita berdua balik lagi buat makan oseng-oseng mercon. wahahahaha, gue yang maksa. gue habis bis bis satu piring sedangkan Lisna udah kepedesan dan nggak kuat. wehehe.
akhirnya sekitar jam sembilan, kita pisah di Stasiun Tugu. Lisna pulang, dan gue ke tempat nginep.
well, itu hari terakhir kehidupan damai dari perjalanan kali ini.

-------------------------------------oOo-------------------------------------

COSTS

15/09/12

My Nine

I'm getting old
sure
I've just passing my birthday in last nine
doing it right in my hometown
and having a little dinner
with my whole friends in past
and now
and forever
slice by slice we bit
each bread you swallowed
were happiness for me
thank you for all of your coming
in my birthday
thank you for all of your
smiles
laughs
and everything
I will remember that time for a lifetime

19th on September 9th 2012

Selalu

aku begitu kehilangan diriku yang sebenarnya ketika kulihat foto orang dengan salah satu impianku di tangan mereka
lalu langsung kucoba merubah diriku seperti mereka
seketika aku mendengar teriakkan kecil di dalam hati
"tapi aku bukan mereka!"
kutegaskan satu kali lagi bahwa AKU BUKAN MEREKA !!!
lalu kuputuskan untuk menghirup napas panjang, dan kembali ke bangku ku
ke tempat diriku berada sebelumnya
bukan ke tempat untuk berlari mengejar mereka
harusnya yang kukejar adalah apa yang mereka pegang seperti milikku..... nanti
bukan mengejar orangnya
untungnya selalu ada yang menopangku, tak pernah meninggalkanku dalam kondisi apapun
mengingatkankanku untuk selalu dalam posisi tunduk
tunduk sambil mengejar impian demi impian
tunduk
karena dibalik rasa tunduk dan takut, selalu ada daya Maha Dahsyat yang selalu melindungiku
Alhamdulillah

13/09/12

Mati Listrik

assalamu'alaikum, saya kembali !!!

hari ini, entahlah. rasanya hidup cukup teratur atau berjalan dengan aneh. nyampur jadi satu.
kenapa? soalnya hari ini ada sisi negatif yang sangat miris menyedihkan hahaha dan adapula sisi amat sangat menyenangkan.
cukup lega syekali ~('o'~)

jadi tadi pagi gue nggak masang alarm, alhasil bablas. bangun jam setengah delapan kurang sekian. kaget karena pasti solat subuhnya lewat. dosa, pasti. tapi apa daya.
akhirnya gue nonton tivi sambil nunggu jam delapan pagi. gue mengikuti sebuah acara senam di televisi. hoho.
tindak tanduk gue yang mengikuti gerakan demi gerakan acara ini samata-mata pingin kurus. doain ya semua. tapi karena gue senamnya indoor dan di bandung, keringet yang keluar secuil doang, badan nggak panas melainkan cuma anget-anget tai ayam doang, hah. mungkin seribu tahun lagi baru kurus, astaghfirulloh. 

udah gitu ya, makan es krim, makan nasi pake ayam jontor yang pedesnya emang bikin jontor dan doer, serius. jadi disimpulkan perbandingan senam dan makan gue sangat jauh. payahnya.
abis makan, sekitar jam sebelas gue mulai nyuci baju. udah kayak ibu-ibu rumah tangga beneran. mulai dengan kucekan pertama yang masih semangat, hingga kucekan kesekian yang lama-lama semakin letoy. mengerikan. bersihnya pasti tidak merata (o_o)
ah mengerikan sekali. langsung jemur saja bung.

berlanjut ke jam satu siang. karena nggak ada kegiatan penting alhasil gue cuma main laptop. nyetak-nyetak foto buat ditempel di dinding kamar. abis itu bosen. terus gue baca buku Two Kisses For Maddy beberapa halaman lalu... ketiduran.
di saat tidur, gue nggak sadar kalo ternyata gue sendirian di rumah, ke mana yang lain?
sabrina keluar sama guria (pacarnya), buaji keluar sama ilham (pacarnya)
sedangkan ayu dan zahra emang lagi nggak di sini, mereka lagi mudik

duh sedih bener, pacar gue nggak ada di sini. yaudeh.

sore nih, gue memutuskan untuk main skipping sebentar mengingat gue masih pengen kurus atau paling nggak jadi lebih tinggi. udah gerah gitu pengennya kan mandi. gue langsung menyamber handuk di jemuran lalu masuk ke kamar mandi.
udah dapet pose yang paling enak untuk mandi tiba-tiba, bet.
bet.
bet.
bet.
brengkes.
mati listrik.
gue nggak teriak sih. tapi kaget se kaget kaget nya kaget
gue agak panik tentang apa yang harus gue lakukan duluan.
berhubung udah guyuran tapi belom sabunan dan sampoan nih.
ngambil anduk terus ke teras dan ngeliat meteran listrik? mati lah kalo tau-tau akang somay lewat.
ngelanjutin mandi sampai selesai lalu ganti baju dan baru liat meteran listrik? kedengerannya lebih baik.

ya memang benar, kalo ide baik itu belom tentu berjalan baik. Pfffft.
gelap bener di kamar mandi, akhirnya gue memilih paket hemat dan cepat deh. cuma sabun dan sampo. tanpa shower puff, tanpa sikat gigi dan odol, gue kehilangan mandi cantik sore ini :'|
langsung saja gue keluar dan cepetan ganti baju.
hah.

lumayan lama, sekitar lima belas menit mati listrik tau-tau ngejepret naik sendiri -____-
yah emang listrik di sini senengnya bikin panik dan kaget hhhhhh
alhamdulillah si sabrina cepet pulang paling nggak ada temen deh hahaha

begitulah, ada bagian sedihnya kan, justru gue nggak tau letak bahagianya di mana hahaha
 ya lucu aja lah pokoknya, mekasih :-*

oiya ini post pertama di rumah kontrakan lho hehe, mangat ye kuliahnya semua!! yang sekolah dan kerja juga!